News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Insan Pendidik dan Kependidikan, Serta Keluarga Penjaga Sekolah SMP sederajat se -kota Bukittinggi Jalan Test Swab

Insan Pendidik dan Kependidikan, Serta Keluarga Penjaga Sekolah SMP sederajat se -kota Bukittinggi Jalan Test Swab


RMT, Bukittinggi: Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi optimis pelaksanaan Test Swab terhadap insan pendidik dan kependidikan di daerah ini  berjalan dengan baik sesuai tujuan  yang hendak dicapai.

Diketahui selama 4 hari ini terhitung dimulai Senin (27/07/2020) pendidik dan tenaga kependidikan pada seluruh sekolah menengah  pertama (SMP) sederajat baik swasta maupun negeri  mengikuti Test Swab yang berlokasi di halaman Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi drg Yandra Ferri melalui Sekretaris dr Vera Maya Sari mengatakan pihaknya akomodir pelaksanaan Test Swab dengan  menempatkan  petugas dan tenaga dokter agar pemeriksaan ini berjalan baik, termasuk dirinya langsung monitoring di lapangan. Disebutkan, Test Swab ini dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah pandemi virus corona   secara dini untuk menghadapi jika di Agustus mendatang pembelajaran dengan tatap muka di sekolah diberlakukan, mencermati indikator  daerah di zona hijau. Ia menambahkan, sebelumnya terdapat salah seorang anggota keluarga  warga kota Bukittinggi  berjenis  kelamin perempuan yang berusia lanjut lebih 70 tahun terkonfirmasi positif covid-19.  Pasien itu memiliki Kartu Tanda Penduduk dari Sumatera Utara, ketika di bandara dilakukan pemeriksaan kesehatan dan hasil yang dikeluarkan oleh laboratorium Fakultas Kedokteran UNAND Padang dinyatakan terkonfirmasi positif  covid-19.  Saat ini Pasien ke-21 kota Bukittinggi itu sudah mendapatkan penanganan kesehatan di rumah sakit rujukan yakni RSAM Bukittinggi. Lebih jauh dikatakan Dokter Vera,  pihaknya sudah melakukan tracking terhadap siapa saja yang berkontak fisik dan berinteraksi dengan pasien tersebut, terlebih anggota keluarganya.



"Iya, sebenarnya kota Bukittinggi tidak miliki pasien yang terkonfirmasi positif virus corona, pasien berjenis kelamin perempuan yang berusia 71 tahun ini, kan KTPnya bukan dari kota Bukittinggi, melainkan Sumatera Utara, karena datang ke kota Bukittinggi melihat keluarganya yang tinggal di daerah Sapiran. Mudah-mudahan tidak ada kasus baru yang positif covid-19".ujarnya Senin (27/07/2020)
 
Taufik Hidayat, salah seorang petugas assesment Dinas Kesehatan kota Bukittinggi menyebutkan secara umum pihaknya cermati pelaksanaan test swab dihari pertama ini berjalan dengan baik,  datang tepat waktu sesuai jadwal yang diberlakukan, walaupun ada satu atau dua orang datangnya terlambat.



Ia minta insan pendidik dan kependidikan, termasuk penjaga sekolah beserta keluarganya ketika datang ke  lokasi pemeriksaan di halaman Dinas Kesehatan kota Bukittinggi tetap mematuhi protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker dan membatasi jarak fisik dan interaksi sosialnya.

Ditegaskan, jangan mengedepankan kekhawatiran  yang berlebihan  ketika pemeriksaan Test Swab ini, bersikap  santai dan jangan membebani pikiran  bahwa asumsi Test Swab itu menakutkan, semestinya membangun motivasi diri kuat melawan virus corona dengan mempertahankan kekebalan tubuh atau sistem imunitas diri yang baik.



"Ya. Jangan dibebanilah Tes Swab itu sebentar saja, kok. Kita hanya memeriksa saluran tenggorokan atau laring dengan alat  dengan cara diusap. Semoga hasilnya nanti negatif semua".



Informasi yang dihimpun di lapangan bahwa  pelaksanaan Test Swab terhadap seluruh insan pendidik dan kependidikan berserta penjaga sekolah pada sekolah menengah pertama (SMP) sederajat swasta dan negeri ini pembiayaannya tidak dibebankan pada mata anggaran APBD kota Bukittinggi melainkan bantuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tentu perhatian dunia mendukung penghematan biaya yang semestinya harus ditunaikan, pasalnya untuk satu orang yang akan diuji swab  membutukan rupiah lebih 1,2 Juta.Sementara melihat jumlah sasaran yang akan mendapatkan  pelaksanaan program ini mencapai angka ribuan orang. Pertanyaan berapa total rupiah yang dibutuhkan untuk mengakomodirnya?.
(TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar