News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

H Aidil Alfin: Almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok adalah Uda dan Guru Saya

H Aidil Alfin: Almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok adalah Uda dan Guru Saya


RMT, Bukittinggi: Meninggal dunianya salah seorang ulama di kota Bukittinggi H Khamidir Tuanku Nan Elok Atau Dagol  Senin (17/08/2020)  juga membuat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DR H Aidil Alvin Merasakan kehilangan figur panutan.

Ketua MUI Kota Bukittinggi DR H Aidil Alfin mengatakan pihaknya begitu kenal dengan almarhum, lantaran jenjang karir yang diraih hingga saat ini  mendapatkan dukungan dari H Khamidir Tuanku Nan Elok. disebutkan, almarhum H Khamidir merupakan seniornya di organisasi mahasiswa, dan satu almamater.  almarhum H Khamidir memberikan banyak pengalaman terbaik.



Dirinya Akui, almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok memiliki aktivitas beragam ditengah umat, dan masyarakat di tempat domisili.  dirinya tidak mengetahui  latar belakang lebih rinci almarhum dikenal oleh teman sekampus, dan masyarakat Sanjai dengan sapaan Dagol, akan tetapi jika sesorang memanggil almarhum dengan panggilan tersebut makna kekeluargaan begitu kuat, seperti Aidil Alvin memangil H Khamidir dengan Dagol.



"Secara pribadi saya sangat dekat dengan beliau, almarhum adalah senior saya, beliau berperan penting untuk karir saya. Ya, kami sama satu organisasi di HMI dan satu almamater juga di IAIN Bukittinggi. Beliau yang membuat saya mendapatkan bekal kepemudaan,  penyampaian materi disaat masih kuliah, saya ingat betul, bagus cara membekali kami. Kemudian, karena beliau senior saya maka beliau lah yang merekomendasikan gabung dan berorganisasi. H Khamidir bagi saya adalah Uda dan Guru". ujarnya

"Ha, itu memang panggilan akrab bagi teman sebaya beliau, dagol orang lebih kenal. Saya juga panggil beliau uda. Jika orang panggil dengan sapaan itu beliau tidak marah, memang orang-orang yang kenal dekat almarhum, nama dagol familiar, termasuk iya benar di masyarakat sanjai".tambahnya



Lebih jauh H Aidil Alfin menceritakan, Moment yang tak dapat dilupakan oleh setiap orang, ketika mendapatkan  ceramah atau tausyiah, almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok  memiliki strategi dalam penyampaian dakwah,  beliau mengemas dengan candaan dan humor, hingga jamaah tidak merasa jenuh atau bosan bahkan tidak tertidur.




" pak ikhsan, Almarhum ini mempunyai cara dakwah yang disukai jamaah dan masyarakat, beliau aktif dalam berbagai kegiatan. Nah, ketika jamaah pengajiannya kelihatan sudah jenuh, dan mengantuk maka almarhum membuat candaan hingga terjadi relaksasi agar materi yang disampaikan tidak kaku. Bahkan, jurus candaan dan pribadi humorisnya dikeluarkan jika mulai tampak suasana pengajian terkesan monoton. Kita kan sama tahu rambut beliau kan botak plontos,Kan?. Jika ada yang mulai tertidur maka H Khamidir bilang,  "ado juo nan mangantuak?, ka ambo bukak baliak topi ko, bia nampak plontosnyo, haha...jamaah dijamin terhibur dengan gaya dakwah beliau". Itu sangat berkesan bagi saya juga. Semoga beliau mendapatkan amal dan pahala dalam menjalankan ibadah kepada ALLAH SWT dan berbuat baik ke sesama selama hidup, dibalas dengan  kebahagian dikampung akhirat. Aamiin".imbuhnya



Diketahui, sebelum almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok atau Dagol meninggal dunia di 17 agustus 2020, pada jumat 14 agustus 2020 istri tercintanya  almarhumah Hj Zulmiati lebih dulu dipanggil kehadirat ALLAH SWT. semoga  keduanya diberikan  tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa,  keluarga yang ditinggal tetap tabah dan ikhlas menjalani musibah. Kesan dan pengalaman terbaik dimohonkan menambah amal untuk almarhum dan almarhumah hingga dimasukan ke surganya ALLAH SWT.

(TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar