News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

H Zulfikar: Almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok Itu Pribadi Baik, Saya Tahu Persis Aktivitas Beliau

H Zulfikar: Almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok Itu Pribadi Baik, Saya Tahu Persis Aktivitas Beliau



RMT, Bukittinggi: 


ٱلَّذِينَ إِذَ أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌۭ قَالُوا۟ إِنَّا لِلَّٰهِ وَإِنَّ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ


(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" (Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali).(Al-Baqarah 2:156)




Bukittinggi Senin (17/08/2020) berduka, salah seorang ulama yang dikenal luas oleh masyarakat di daerah ini terutama di Sanjai Mandiangin Koto Selayan, Pria berusia 62 tahun bernama H.Khamidir Tuanku Nan Elok berpulang ke hadirat ALLAH SWT pukul 11.45 WIB disalah satu rumah sakit di kota Bukittinggi. Diketahui, selama beberapa hari Almarhum mendapatkan perawatan kesehatan, namun takdir berkata lain, Ketua Panitia Hari Besar Islam(PHBI) kota Bukittinggi ini meninggal dunia.



Salah seorang sahabat dan rekan kerja dengan almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok  yakni Kepala Subag  Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi H Zulfikar mengatakan dirinya turut berduka cita dan belasungkawa atas kepulangan  almarhum kelahiran 9 Agustus itu. Menurut Zulfikar, H Kamidir merupakan pribadi yang baik, jenjang karirnya dimulai dari tingkat bawah sebagai staf, kemudian menjabat kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh Kecamatan di Kota Bukittinggi baik di Guguak Panjang, Mandiangin Koto Selayan (MKS) dan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB).



Aktivitas Almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok  begitu dekat dengan masyarakat, terbukti figurnya dipastikan  dikenal oleh ormas-ormas islam di daerah ini. Ia menambahkan almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok memiliki karakter  seorang ulama yang dikagumi jamaah, materi dan isi ceramahnya disajikan dengan menarik, apalagi almarhum Kamidir dikenal masyarakat sebagai ulama yang berjiwa humoris.

"Ya Pak Haji Khamidir adalah seorang tokoh yang banyak berkecimpung ditengah masyarakat, di ormas-ormas Islam, dan hingga hari ini beliau juga masih menjabat sebagai ketua PHBI termasuk penesehat di Dewan Masjid Indonesia. Beliau meniti karir dari staf, kemudian penyuluh dan menjadi kepala KUA disemua kecamatan di Kota Bukittinggi, terakhir beliau pensiun sebagai Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji di Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi. H Khamidir aktif sebagai penceramaah diberbagai kesempatan dan menjadi pembimbing haji serta umroh".ujarnya




Disebutkan  H Zulfikar,  almarhum H Khamidir juga dikenal dengan panggilan Dagol, khususnya bagi rekan seperjuangan dengan almarhum ketika menjadi mahasiswa.  Namun, disaat H Khamidir Berdinas Di Kankemenag Bukittinggi beliau lebih familiar disapa pak Tuanku. Akan tetapi, Warga Sanjai Kota Bukittinggi dipastikan kenal betul dengan sosok dan nama Dagol.



"Beliau dalam menyampaikan dakwah  dengan caranya sendiri agar jamaah merasakan nyaman, hingga H Khamidir diterima baik ditengah masyarakat.  Saya sering bersama beliau, kan beliau ketua PHBI, saya sekretaris, beliau memang aktif hadir dibanyak acara, pengajian, khatib sholat jumat, sholad id, isra miraj, maulid nabi, tausyiah di mesjid/mushola/sekolah. Ya, nama dagol itu dikenal  oleh kawan sesama kuliah. Saya tidak tahu persis makna dan latar belakang nama dagol itu, apakah beliau lahir disaat masa pergolakan bangsa atau apa,  tapi nama itu tanda keakraban sesama teman dekat sebayanya,  tapi ketika sekantor kami panggil beliau dengan pak tuanku, karena diberi gelar itu dikaumnya. Namun, nama dagol pasti dikenal oleh masyarakat sanjai".tambahnya



Diakhir kisah  persahabatan dan persaudaraan yang dialami H Zulfikar dengan almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok atau Dagol ini, dirinya meminta doa kepada kaum muslimin dan muslimat semoga almarhum diberikan tempat yang terbaik diisisi ALLAH SWT sesuai amal dan pahalanya, bagi ahli waris tetap sabar dan ikhlas atas janjian  Tuhan Yang Maha Esa, dikarenakan setiap yang bernyawa pasti kembali ke penciptanya.

Almarhum H Khamidir Tuanku Nan Elok Sempat Tulis Ini

H Khamidir Tuanku Nan Elok  meninggal di senin 17 agustus 2020 pukul 11.45 postingan  di tanggal 9 Agustus 2020 di salah satu akun media Sosialnya  Khamidir Tuanku Nan Elok  menuliskan

“Alhamdulillah  sudah  62 tahun , semoga ALLAH selalu memberikan kesehatan dan kemudahan dalam kehidupan  di dunia ini.aamiin”



Kemudian lima hari menjelang kepergian beliau ke hadirat ALLAH SWT, almarhum  sempat menuliskan postingan di salah satu akun media sosialnya dengan kalimat

“ mohon doa kawan-kawan Fb semoga  saya cepat sembuh dirawat di RSUP”. Postingan status media sosial itu telah dikomentari sebanyak 391 komentar.


Diketahui sebelumnya kabar duka datang dari istri tercinta beliau yakni Hj Zulmiati yang berdinas sebagai Hakim Pengadilan Agama Bukittinggi yang berpulang ke rahmatullah  di  Jumat 14  Agustus 2020 pukul 08.00 wib disalah satu rumah sakit di kota ini.


Almarhum tetap Bersama RRI

H Khamidir Tuanku Nan Elok sejak menjabat sebagai  Kasi Penyelenggara Haji Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, suara beliau aktif mengudara di semua programa LPP RRI Bukittinggi hingga di PRO 3 RRI Jakarta, apalagi momentum  musim haji tentu penjelasan ibadah rukun islam kelima itu dipaparkannya kepada pendengar setia, dedikasinya memberikan informasi dan literasi bagi rakyat melalui radio ini tetap difasilitasi, terakhir ketika kelancaran pelaksanaan ibadah dan perayaan sholat Idul Adha 1441 H . Selamat Jalan Buya.

(TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar