News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Hutang Manusia kepada ALLAH SWT Ada Tiga

Hutang Manusia kepada ALLAH SWT Ada Tiga



RMT, Bukittinggi: Manusia memiliki tiga hutang kepada ALLAH SWT yang harus dilunasi dan dibayar, yakni Puasa, Berbuat Maksiat kepada ALLAH SWT, dan perbuatan yang menyakitkan perasaan orang lain.

Hal demikian disampaikan ustad Syam Hafiz, Lc dihadapan seluruh pejabat struktural dan karyawan/wati LPP RRI Bukittinggi. Diketahui, Jumat berkah setiap awal bulan dimaknai oleh angkasawan/angkasawati LPP RRI Bukittinggi dengan pelaksanaan pengajian bulanan, terbukti hari ini Jumat (07/08/2020) agenda rutin itu dilaksanakan di Auditorium Luthan Sutan Toenaro.



Dikatakan ustad,  selama melaksanakan aktivitas keseharian tentu manusia dihadapkan dengan persoalan dan keterbatasan, terkadang mengakibatkan ibadah puasa yang seharusnya dilakukan malah, tertunda, bolong -bolong, atau  tidak sama sekali. Selayaknya puasa itu harus dilaksanakan menjelang ajal datang menjemput. Ia menyebutkan jika ada seseorang yang menginginkan sesuatu kemudian dirinya bernazar, seandainya keinginan terwujud maka dia akan berpuasa beberapa hari. Nah, puasa dengan nazar tersebut wajib dilaksanakan jika harapan dan keinginan terkabul.




Ia ingin setiap insan tidak berbuat maksiat, tapi justru melakukan kebaikan walaupun hanya dengan berniat untuk  berbuat baik. Menurutnya,  setiap orang berkeinginan meninggal dunia dengan cara dan moment yang baik pula, jangan lah janjian menghadap ke hadirat ALLAH SWT  terjadi disaat kita melakukan kejahatan bahkan maksiat. Hutang berbuat maksiat harus dibayarkan dengan taubat nasuha.




Kemudian, hutang kepada manusia ketika seseorang  disakiti perasaannya pun wajib dibayarkan atau dilunasi. Bahkan, tetap sama jangan sampai lebih dulu meninggal dunia sementara belum sempat meminta maaf ke orang lain. Namun, lebih utama adalah memberikan maaf sebelum orang lain meminta maaf. Selayaknya, hari-hari kita dihiasi saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan.





"Jangan menyakiti perasaan orang lain, dan bergunjing. Segera lah meminta maaf  jika menyadari kita membuat kesalahan kepadanya. Namun yang lebih baik adalah memberi maaf lebih dulu ke orang itu".ujarnya

Usai pengajian bulanan, dilanjutkan dengan  sesi temu ramah, dimana salah seorang putri Kepala LPP RRI Bukittinggi Akh.Suhartono yang familiar disapa Dono baru -baru ini telah melangsungkan pernikahan.  Dirinya merasakan angkasawan/angkasawati RRI di Bukittinggi merupakan keluarga barunya, sehingga perlu saling mengenal satu sama lain.


" ya, Alhamdulillah saya baru lebih 1 bulan berdinas di LPP RRI Bukittinggi  namun merasakan bagian di kantor yang kita cintai ini. Tentu, saya harus mengenalkan keluarga kepada keluarga baru saya di Bukittinggi. Seandainya anak saya  bertemu di Jawa dengan karyawan/wati LPP RRI Bukittinggi dapat tegur sapa, karena sudah kenal". imbuhnya



Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar