News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Musibah Kebakaran di Jorong Tigo Batua Nagari Parambahan Tanah Datar Membuat 13 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal, Taksiran Kerugian Mencapai 1,1 M

Musibah Kebakaran di Jorong Tigo Batua Nagari Parambahan Tanah Datar Membuat 13 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal, Taksiran Kerugian Mencapai 1,1 M


RMT, Tanah Datar: Mujua Sapanjang Hari, Malang Sakijok Mato, Untuang Ndak Dapek Diraiah, Malang Ndak Dapek Ditulak, semoga keluarga yang mengalami musibah ini ikhlas, sabar dan tetap semangat mengharungi kehidupan, ALLAH SWT memiliki rencana terhadap hambanya. Pukul 13.30 wib 7 rumah warga yang dihuni oleh 13 Kepala Keluarga (KK) dengan 39 jiwa di Jorong Tigo Batua Nagari Parambahan Kecamatan Limo Kaum Kabupaten Tanah Datar, Rabu (19/08/2020) terdampak musibah kebakaran.


3 unit armada pemadam kebakaran  batusangkar, 1 unit dari posko Batipuh, 1 unit dari posko Salimpuang,1 unit pemadam kebakaran Padang Panjang dan 2 unit mobil PDAM Batusangkar  dikerahkan untuk menyuplai dan memadamkan si jago merah. Hal demikian disampaikan Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Keamanan Satpol PP Damkar Tanah Datar Fauzi, selanjutnya mengatakan pukul 15. 00 wib api dapat dikuasai oleh petugas di lapangan, dengan  keterlibatan 8 unit  armada.



"Kita turunkan 3 unit damkar Batusangkar, 1 unit dari Batipuh,1 unit dari Salimpaung, 1 unit dari Padang Panjang ditambah 2 unit kendaraan milik PDAM Batusangkar".ujarnya

Musibah kebakaran itu langsung disikapi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Wakil Bupati Zuldafri Darma yang langsung  ke lokasi menemui warga yang ditimpa musibah ini, pihaknya  turut berduka atas terjadinya kebakaran, ketika mendapatkan informasi segera menindaklanjutinya.  Wabup menyebutkan tidak ada yang menginginkan datangnya musibah seperti ini, namun ketetapan ALLAH SWT sudah menentukan sehingga harus bersabar dan ikhlas menghadapi cobaan ini.


"atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan turut berduka atas musibah ini, kami menyerahkan bantuan logistik sementara berupa sembako. Bantuan ini dari Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar. Semoga bantuan ini dapat membantu kebutuhan warga yang menjadi korban".ucapnya



Disebutkan Zuldafri Darma, masyarakat dihimbau untuk  meningkatkan mitigasi kebencanaan seperti  kebakaran, banjir, tanah bergerak, longsor, pohon tumbang. Anomali cuca dapat menimbulkan potensi kebencanaan, sehingga jangan bersikap lengah namun tetap berhati-hati disituasi apa apun. Apalagi bencana non alam yakni wabah pandemi Covid-19 belum berakhir, saat ini terjadi perkembangannya di Sumatera Barat, setiap warga yang  melakukan aktivitas terapkan protokol kesehatan, serupa wajib pakai masker, meningkatkan imunitas tubuh, dan membatasi interaksi fisik serta sosial.

Ketua Karapatan Adat Nagari (KAN) Parambahan AZ DT Sinaro menyampaikan apresiasi atas perhatian pemda dengan sigap menindaklanjuti musibah kebakaran ini, terbukti dengan koordinasi dengan sejumlah OPD. Ia mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada petugas yang berjibaku melawan amukan api hingga berhasil dipadamkan, mengingat lokasi kebakaran merupakan kawasan padat penduduk, sehingga api tidak merebak ke rumah lain.


Salah seorang tokoh masyarakat E.DT Paduko Rajo  yang ikut menyerahkan donasi berupa sembako, sependapat dengan keinginan pemerintah daerah, semoga warga yang menjadi korban kebakaran, kehilangan tempat tinggal dan perabotan dapat  bersabar, akan ada hikmah dibalik cobaan yang diberikan ALLAH SWT.


Wali Nagari  Parambahan Kecamatan Limo Kaum Roby Yasdi menerangkan bahwa pihaknya mendapatkan informasi terkait penyebab kebakaran yang terindikasi oleh aliran arus listrik pendek, tentu indikasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh pihak berwajib.  Ia menambahkan tidak ada korban jiwa atas kebakaran ini, sedangkan taksiran kerugian mencapai 1,1 Miliyar rupiah, dikarenakan api cepat melalap rumah warga semi permanen dan rumah kayu itu, juga tidak ada barang peralatan/perabotan korban yang dapat diselamatkan.

"Masyarakat yang menjadi korban musibah kebakaran kita ungsikan ke beberapa tempat dan ada juga yang ke rumah sanak familinya".imbuh Wali nagari


Adapun data korban kebakaran di Jorong  Tigo Batua Nagari Parambahan  ini antara lain  rumah milik Yogi Fernandes dengan 4 orang anggota keluarga, rumah milik Palnioto yang dihuni bersama 3 orang anggota keluarganya, selanjutnya 12 orang  anggota keluarga dari rumah millik 4 kepala kelurga masing - masing Syafrizal AS, Miko, Irvan dan Afdal.  Kemudian,  3 Kepala Keluarga yakni Nofrizal/Yen, Irman/Mas, dan Repi/Mira dengan anggota keluarga berjumlah 10 orang. Seterusnya, rumah milik Gustamar (Ujang Ceng) dengan 2 orang anggota keluarga, dan terakhir rumah milik Emi dengan 2 orang anggota keluarga.




Pada tinjauan dan penyerahan bantuan terhadap korban musibah kebakaran ini  tampak  hadir di lokasi Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Kasat Pol PP Damkar Tanah Datar Yusnen, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Limo Kaum, Wali Nagari Labuah, Wali Nagari Tabek, serta sejumlah tokoh masyarakat di Nagari Parambahan.

(DVD/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar