News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sekda Yuen Karnova: Kita Minta Pemuda Hentikan Penggalangan Dana di Jalan Itu, Kegiatan Kemeriahan HUT RI Memicu Keramaian Tidak Diizinkan

Sekda Yuen Karnova: Kita Minta Pemuda Hentikan Penggalangan Dana di Jalan Itu, Kegiatan Kemeriahan HUT RI Memicu Keramaian Tidak Diizinkan


RMT, Bukittinggi:  Fenomea penggalangan dana yang dilakukan para pemuda di sejumlah titik di kota Bukittinggi dalam rangkaian kemeriahan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2020 mendatang mulai tampak oleh publik.

Mencermati fenomena itu ditanggapi oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, Sekretaris Daerah Yuen Karnova, Kamis (13/08/2020) mengatakan pihaknya ingin aksi penggalangan dana yang dilakukan pemuda itu dihentikan,  lantaran situasi kota ini yang sebelumnya berada di Zona Kuning sekarang  berubah menjadi Zona Merah, menyusul adanya kasus baru warga yang terkonformasi positif Covid-19. Sebenarnya di masa Tatanan Kehidupan Baru (TKB)  indikator pembatasan interaksi sosial dan fisik masih diberlakukan, dikatakan sekda, dengan perubahan zona tersebut tentu menjadi pencermatan serius untuk tidak melaksanakan kegiatan yang memicu terjadinya keramaian.

" iya kita minta pemuda menghentikan  penggalangan atau pemungutan dana di jalan itu.  Kegiatan yang menimbulkan keramaian akan mendapatkan penindakan,  termasuk rangkaian kemeriahan HUT RI, sekarang kota Bukittinggi sudah berada di Zona Merah.  Jangan sampai memicu potensi penyebaran covid-19 di lingkungan masyarkat. Iya, terkumpulnya uang, kegiatan itu tidak dapat dilaksanakan. Nanti akan ada edaran kepada masing - masing RT/RW untuk  menindaklanjuti aktivitas di wilayahnya".ujarnya



Ketika ditanya, jika masih ada oknum pemuda yang memaksakan diri atau bersikukuh untuk melaksanakan kegiatan kemeriahan HUT RI ditempat tinggalnya sehingga terjadi kerumunan warga maka pemerintah daerah berkoordinasi dengan pihak keamanan seperti kepolisian  untuk mengambil tindakan. Ia mencermati ketika ketika adanya kegiatan yang melibatkan orang banyak juga harus mengantongi izin dari polisi.

"Iya, kan setiap kegiatan keramaian harus meminta izin dari kepolisian,  kita ingin pemuda memahami indikator selama masa pandemi covid-19.kita akan koordinasikan".imbuhnya

Lebih jauh dikatakan, saat ini masyarakat pun mulai lengah dengan penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, menjaga interaksi sosial dan fisik,  masa Tatanan Kehidupan Baru (TKB) atau New Normal bukan bermakna potensi penyebaran Virus Corona tidak ada lagi. Ketika aktivitas yang dilakukan harus penuhi protokol kesehatan.




" iya, jangan sampai lengah dengan situasi sekitar, bahkan banyak tak gunakan masker, ada pakai masker tapi tidak menutup hidung dan mulut,  bahkan masker hanya dikantongi saja. Di fasilitas umum  keramaian terjadi, bagaimana jika ada seseorang yang  terpapar covid-19, dengan dampak perilaku seperti itu".tutur Sekda

Diketahui, baru baru ini terdapat beberapa warga kota Bukittinggi yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan latar belakang profesi,  warga biasa, guru, dan tenaga kesehatan.  Pasien itu ada yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan dan isolasi mandiri di rumahnya. Melihat jumlah itu, ditemukan adanya pasien yang tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah, namun ada juga yang anggota keluarganya datang dari daerah pandemi di luar kota Bukittinggi. Sejauh mana seseorang dapat mengetahui dan menjaga imunitas tubuhnya guna melawan paparan virus tersebut.

(TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar