News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

BPJS Kesehatan Gandeng Insan Pers Sosialisasikan Relaksasi Iuran

BPJS Kesehatan Gandeng Insan Pers Sosialisasikan Relaksasi Iuran

RMT, Bukittinggi: Program relaksasi tunggakan untuk peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), Bukan Pekerja (BP) serta Pekerja Penerima Upah (PPU) badan usaha. Ini dijelaskan Yessy Rahimi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi dalam acara kegiatan sosialisasi melalui virtual bersama perwakilan wartawan se wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi (Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam), Rabu (16/9).

Lebih lanjut disampaikannya, pada masa pandemi virus corona (Covid-19) BPJS Kesehatan memberikan relaksasi untuk meringankan tunggakan iuran peserta JKN-KIS dalam membayar tunggakan iuran. Untuk penyebaran informasi kepada masyarakat, BPJS Kesehatan menggandeng perwakilan wartawan Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Agam.
“Pemberian relaksasi pembayaran tunggakan iuran di tengah pandemi Covid-19 ini, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. Program ini selain untuk memberikan keringan finansial peserta JKN-KIS, program relaksasi tunggakan ini juga memberikan peluang agar kepesertaan program JKN-KIS tetap aktif dan mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Yessy.

Yessy menambahkan, kebijakan ini dibolehkan peserta melunasi tunggakan iuran untuk selama 6 bulan, namun relaksasi tunggakan ini bukan berarti dihilangkan kewajiban iuran tapi ditangguhkan. Apabila peserta masih memiliki sisa tunggakan.


“Per tanggal 12 September 2020, telah ada 274 peserta yang mendaftar program relaksasi ini. Jadi bagi peserta yang ingin mengikuti program ini, untuk meringankan pendaftaran di tengah pandemi Covid-19 ini, peserta dapat mendaftarkan diri ke kanal-kanal yang telah disiapkan oleh BPJS Kesehatan di antaranya aplikasi mobile JKN, BPJS Care Center 1500 400, atau datang ke kantor cabang”.

Diharapkannya insan pers dari media masing-masing dapat memberikan informasi relaksasi kepada masyarakat lebih luas lagi, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan program relaksasi iuran, ungkap Yessy.

Sementara itu salah peserta yang mendaftar relaksasi iuran, Nurlaili (45) mengatakan program relaksasi iuran dan cicilan iuran ini sangat membantu, terlebih lagi bisa mengangsur iuran sesuai dengan kemampuan.

“Saya mengetahui relaksasi ini dari tetangga saya, dia mendapatkan informasi ini dari koran. Setelah saya baca, cukup kita membayar 6 bulan saja, kartu kita aktif. Sangat membantu, namanya sakit tidak tahu kapan datangnya, saya rasa untuk jaga-jaga sangat perlu nantinya. Apalagi tunggakan iurannya bisa dicicil sampai tahun 2021,” ujar Nurlaili.

(SIDI/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar