News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat Sosialisasikan Perda AKB Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019

Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat Sosialisasikan Perda AKB Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019

Keterangan foto : Ismet Amzis anggota Komis V DPRD Provinsi Sumatera Barat saat memberikan arahan

RMT, Bukittinggi- Bertempat di Aula Balaikota Bukittinggi Bukit Gulai Bancah, Senin (19/10/2020) Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat didampingi Pjs Wali Kota Bukittinggi, Sekdako, Asisten I mengadakan sosialisasi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) nomor 6 tahun 2020 dalam pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019 kepada OPD Kota Bukittinggi.
Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai aktivitas kehidupan, mencakup bidang sosial kemasyarakatan, perekonomian dan Pemerintahan. Pemerintah berkewajiban untuk menjamin akan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat dengan keberlangsungan kegiatan perekonomian dan sosial budaya dalam bentuk Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Upaya terpadu, mencakup peningkatan kesadaran masyarakat, penanganan kerentanan sosial budaya, dan kerentanan ekonomi dengan melibatkan peran serta masyarakat. Aspek perumusan kebijakan penanganan Covid-19, analisa Epidemiologi, sistem kesehatan, dan tingkat kepatuhan masyarakat.

Adapun tujuan sosialisasi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) nomor 6 tahun 2020 ini adalah melindungi masyarakat dari Covid-19 dan/atau faktor resiko kesehatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat, melindungi masyarakat dari dampak Covid-19.

Mewujudkan kesadaran bersama dalam rangka mencegah dan mengendalikan penularan Covid-19 di daerah dengan melibatkan peran aktif masyarakat, memberikan kepastian hukum pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 bagi aparatur Pemerintah Daerah, Pemerintah Kabupaten/Kota, penanggung jawab kegiatan/usaha dan masyarakat.

Ismet Amzis anggota Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat mengatakan kepada awak media usai acara sosialisasi, Peraturan Daerah nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) adalah Perda yang paling tercepat dibahas di DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam jangka waktu 2 minggu selesai, dan dituangkan ke Kabupaten/Kota.
Cepatnya Perda ini karena kondisi Covid-19 semakin merebak di Sumatera Barat, sasarannya dengan Perda ini masyarakat betul-betul memahami tentang protokol kesehatan ini. 

Sangat disayangkan masyarakat kita ini mengabaikan, padahal dampaknya sangat luar biasa, baik terhadap kesehatan, ekonomi dan sosial. Mengenai sanksi bertahap, kita sebenarnya tidak fokus pada sanksi penindakan, tapi pencegahan itu fokus kita.

Sedangkan Pjs Wali Kota Bukittinggi Zaenuddin mengatakan Pemerintah Kota Bukittinggi mengucapkan terima kepada Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan sosialisasi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) nomor 6 tahun 2020 dalam pencegahan dan pengendalian Coronavirus Disease 2019, sebenarnya untuk Kota Bukittinggi sendiri sudah membuat dalam bentuk Perwako mengendalikan penularan Covid-19.
Kota Bukittinggi harus mengimplementasikan Perda nomor 6 tahun 2020, kami di Kota Bukittinggi membuat satuan tugas mensosialisasi dan sekaligus menegakan terhadap Perda tersebut. Dikarenakan Kota Bukittinggi merupakan Kota destinasi wisata tentunya banyak tempat-tempat wisata yang menjadi tempat keramaian masyarakat berkumpul, maka Pemerintah Kota Bukittinggi melakukan penegakan yang berada di tempat-tempat wisata, pungkas Zaenuddin. (ISB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar