News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

PMI Kota Bukittinggi Menggelar Musyawarah Kerja dan Peluncuran Pelayanan Prima

PMI Kota Bukittinggi Menggelar Musyawarah Kerja dan Peluncuran Pelayanan Prima

Keterangan foto : Sekdako Bukittinggi, Ketua PMI Provinsi Sumbar, Ketua Plt, pengurus dan kepala markas PMI Kota Bukittinggi foto bersama peserta

RMT, Bukittinggi - Pjs Wali Kota Bukittinggi, Zaenuddin diwakilkan Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, H.Yuen Karnova usai pembukaan Musyawarah Kerja PMI Kota Bukittinggi dan peluncuran PMI Pelayanan Prima di hotel Campago, Selasa (20/10/2020) mengatakan Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi mengucapkan terima kasih, karena keberadaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi semakin dirasakan masyarakat Kota Bukittinggi yang benar-benar hadir.

Sekdako berharap mudah-mudahan melalui program kerja yang akan dibuat ini PMI Kota Bukittinggi semakin mematapkan eksentasinya melalui upaya-upaya pelayanan kesehatan, menjamin persediaan darah dan masalah-masalah kebencanaan, mudah-mudahan PMI Kota Bukittinggi kedepannya semakin baik dan In syaa Allah dengan musyawarah kerja ini akan disusun program kerja tahun depan yang lebih baik lagi, ungkap Sekdako Yuen Karnova.

Sementara itu Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, H.Aristo Munandar menjelaskan untuk target kinerja PMI Kota Bukittinggi telah teruji dan telah bisa menjadi roll model berkat pelayanan tugas-tugas ke PMI an yang ada sehingga masyarakat dekat dengan pelayanan PMI ini, tugas PMI makin lama makin berat baik secara regulasi undang-undang tahun 2018 ataupun kenyataan yang terjadi di lapangan.

Aristo Munandar pun berharap mari kita jadikan musyawarah kerja ini untuk evaluasi, apa kelemahan-kelemahan yang terjadi. Kelemahan yang terjadi tentu perlu diperbaiki disusun lagi langkah-langkah program kedepan, PMI semakin disenangi masyarakat semakin banyak masyarakat yang melapor ke PMI untuk minta bantuan.
Maka dari itu pelayanan ke masyarakat ditingkatkan, mengenai peluncuran pelayanan prima ini sangat bagus sekali. Kesejahteraan anggota para relawan, tingkat profesionalnya ditingkatkan juga, sehingga betul-betul masyarakat semakin puas dengan pelayanan PMI. Berkembangnya masalah di lapangan, tentu tuntutannya kemampuan kita melayani yang kurang memuaskan, ucap Aristo Munandar.

Sedangkan Ahmad Jais kepala markas PMI Kota Bukittinggi yang juga sebagai ketua panitia mengatakan Muker ini salah satu merupakan agenda wajib yang dilaksanakan di PMI Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, karena untuk melegalkan kegiatan kita di tahun 2021. Dikarenakan di tengah pandemi covid-19, maka peserta muker dibatasi sebanyak 27 orang utusan semua pengurus PMI di 3 Kecamatan Kota Bukittinggi, TSR, KSR, pembina PMR, relawan, dilakukan muker adalah untuk menyusun program kerja tahun 2021.

Pelaksanaan muker dengan mematuhi protokol kesehatan, setiap peserta sebelum masuk ruangan di periksa dahulu kesehatannya, mencuci tangan, memakai masker dan sarung tangan, hal ini untuk memtus mata rantai covid-19 dan mencegah timbulnya cluster, pungkas Ahmad Jais.

Musyawarah Kerja PMI Kota Bukittinggi dengan mengusung tema “Terwujudnya PMI yang profesional dan berintegritas serta bergerak bersama masyarakat” dihadiri Pjs Wali Kota Bukittinggi diwakilkan Sekdako Yuen Karnova, Dewan kehormatan, Plt PMI Kota Bukittinggi, H.Chairunnas ketua PMI yang sedang cuti, utusan Dinkes, Dinsos, BPBD, Damkar, Kesra, TSR, KSR dan undangan. (ISB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar