News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Prokes Covid-19 Dipatuhi, Selamat Dari Penyakit

Prokes Covid-19 Dipatuhi, Selamat Dari Penyakit

Keterangan foto : H.Chairunnas tokoh masyarakat Kota Bukittinggi

RMT, Bukittinggi - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi dalam penanganan memutus mata rantai Coronavirus disease 2019 (Covid-19) dengan melakukan penyemprotan desinfektan di Kota Bukittinggi dan sekitarnya sejak dari awal bulan Maret 2020 sampai kini tetap berjalan, setelah ditinjau, dianalisa, dievaluasi, kunci dari masalah virus corona ini yang ditakutkan adalah penyebarannya. Ini disampaikan H.Chairunnas Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) yang sedang cuti dari jabatannya.

Chairunnas yang juga sebagai seorang tokoh masyarakat, Sabtu (24/10/2020) di tempat usahanya, menjelaskan, penyebaran covid-19 sangat luar biasa, jika dilihat dari sisi efek negatif yang terkena atau yang meninggal terdampak covid-19 itu adalah orang yang mengalami penyakit menahun/bawaan atau memang mempunyai riwayat kesehatan yang kurang bagus inilah yang tertular virus corona.

Agar penyebarannya virus corona tidak terlalu banyak berdampak pada manusia, Chairunnas mengingatkan masyarakat untuk disiplin dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan Pemerintah. Artinya tidak saja Pemerintah, petugas kesehatan atau instansi/lembaga lainnya yang mengingatkan, tapi yang lebih utama adalah diri sendiri yang harus mematuhi protokol kesehatan.

Pemerintah pun telah menganjurkan kepada masyarakat untuk selalu memakai masker jika keluar dari rumah, mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak, melalui spanduk/baliho ataupun melalui media massa. Mengenai memakai masker, yang penting penempatannya memakai masker, jika keluar rumah pakailah masker yang memenuhi standar kesehatan guna menghindari penularan virus corona.

PMI Kota Bukittinggi melalui pengurus, staf dan para relawan menjalankan gerakan melawan Covid-19 dengan  selalu mengingatkan kepada masyarakat, bahwasannya yang bisa mengatasi penularan virus corona ini adalah diri sendiri, jelasnya.

PMI Kota Bukittinggi membantu Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi melakukan promosi kesehatan memberikan penjelasan-penjelasan bahaya covid-19 di tempat-tempat keramaian yaitu di pasar, terminal, objek wisata dan tempat-tempat lainnya.

Kalau masyarakat sudah mematuhi protokol kesehatan 3 M yang dianjurkan Pemerintah, memakai masker, mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, menjaga jarak dan ada tambahan satu lagi yaitu mandi yang bersih, maka virus corona ini akan lumpuh dengan sendirinya. Untuk menurunkan tingkat penyebaran dari cluster luar Kota Bukittinggi, maka wisatawan yang datang ke Kota Bukittinggi harus mematuhi aturan yang diberlakukan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Mengenai Peraturan Daerah (Perda) Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat adalah Perda yang telah disepakati bersama di seluruh Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Perda ini, yang gunanya Perda ini untuk mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Jika masyarakat tidak juga menyadari bahayanya virus corona ini, mendapat teguran pertama berupa menyapu jalan, dan teguran pertama tidak juga diindahkan maka mendapat teguran kedua. Sampai teguran ketiga tidak juga mematuhi protokol kesehatan, dikenakan sanksi denda atau kurungan badan.

PMI Kota Bukittinggi dengan hastag PMI dicintai masyarakat, kini PMI Kota Bukittinggi meluncurkan pelayanan prima, membantu pelayanan masyarakat dalam pertolongan pertama, ambulan, ambulan jenazah, kebencanaan, donor darah, gangguan binatang yang berbahaya dan lainnya, pungkas H.Chairunnas. (ISB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar