News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Salah Seorang Pelaku UMKM di kota Palembang Baciloteh dengan Wartawan PWI kota Bukittinggi, ini katanya

Salah Seorang Pelaku UMKM di kota Palembang Baciloteh dengan Wartawan PWI kota Bukittinggi, ini katanya

keterangan foto: Inilah tempat usaha yang digeluti Sumardi

RMT,  Palembang- Pandemi Covid-19 memberikan dampak beragam terhadap sektor yang ada ditengah masyarakat. Terkait hal itu, salah seorang pelaku UMKM di jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara Samping Rumah Makan Sederhana, mengutarakan kisahnya kepada awak media dari kota Bukittinggi Sumatera Barat yang tengah mengikuti Studi Banding ke Provinsi Sumatera Selatan.


Sumardi (34), Warga Bukit Lama Ilir Barat 1 kota Palembang, Jumat (13/11/2020) mengatakan dirinya sudah berjualan menu sarapan pagi hingga kurun waktu  5 tahun. Ia akui pandemi Covid-19  ikut  memberikan pengaruh bagi usaha yang dijalaninya itu. Biasanya, per hari pundi rupiah berkisar 400 - 500 ribu dapat dikantonginya, namun sekarang angka itu sulit dicapai.  Dirinya tetap bersyukur masih dapat menjalani keseharian berjualan di jalan raya yang cukup ramai dengan mobilitas kendaraan itu.

Keterangan Foto: Sumardi, pelaku UMKM di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara

Bapak dua orang ini ingin pandemi virus corona segera berakhir sehingga aktivitas kembali normal seperti sediakala, dikarenakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) bukan bermakna pandemi Covid-19 telah berakhir, potensi masih saja dapat terjadi. Ia akui kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) merupakan salah satu kunci untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, istilah 3 M bukan hanya terucap melainkan harus ditunjukkan dengan aksi nyata.

"Iyo, berpengaruh lah terhadap usaho aku cak ini. Biasonyo dapat duit sampai 500 ribu, sekarang oleh adonyo Covid19 idak pacak lagi sebanyak itu".ujarnya

"Aku setuju dengan peraturan untuk pengendalian Covid, untuk cari aman, agar idak ado lagi penambahan kasus, kak".tambahnya

Keterangan foto: Menu jualan yang diusahakan Sumardi

Diketahui,  Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM memperpanjang Program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) hingga akhir November 2020, uang sebesar Rp 2, 4 juta masih berpeluang diperoleh bagi para pendaftar (Pelaku UMKM). Sumardi pun berharap dirinya dapat menikmati realisasi program tersebut. Pasalnya, ia baru mendaftar pada tahap kedua, saat ini masih menunggu apakah permohonan dan pendaftarannya dikabulkan hingga uang itu diterima. Ia optimis uang tersebut dapat dipergunakan dalam menambah permodalan usaha kecilnya.

"Benar, aku udah daftar di tahap 2, olehnyo ketika tahap 1, aku idak katek dapat info, aku udah daftar hingga kelurahan. Mudah -mudahan bae diterima,aku pacak nambah modal".imbuhnya

Keterangan foto:  tampak sejumlah wartawan kota Bukittinggi menikmati menu jualan Sumardi

Sementara itu, puluhan wartawan dari kota Bukittinggi yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) diakomodir Pemko Bukittinggi melalui bagian humas mengikuti study banding ke Provinsi Sumatera Selatan dengan menunju Kabupaten Musi Banyuasin dan Kota Palembang selama 4 hari terhitung 11 - 14 November 2020. Kemarin, kunjungan sukses di Dinas Komunikasi dan Informatika dan PWI Kab.Musi Banyuasin.

Keterangan foto: Kekompakan bersama PWI Sumatera Selatan

Selanjutnya, Kamis Malam (12/11/2020) rombongan Humas Pemko Bukittinggi dan PWI kota Bukittinggi dijamu oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Selatan di Sekretariatnya di Jalan Supeno No 11 Talang Semut Kec  Bukit Kecil Kota Palembang, hingga di Jumat pagi (13/11/2020) rombongan wartawan PWI Bukittinggi bersilahturahmi ke Graha Tribun Sumsel.

Keterangan foto: kebersamaan di Graha Tribun Sumsel

(TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar