News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Disparpora Kota Bukittinggi Monev CHSE Penerima Bantuan Hibah Pariwisata Tahun 2020

Disparpora Kota Bukittinggi Monev CHSE Penerima Bantuan Hibah Pariwisata Tahun 2020

Keterangan foto : Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Kota Bukittinggi Supradia

RMT,Bukittinggi- Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memberikan dana hibah untuk 41 hotel dan 5 restaurant serta rumah makan di Kota wisata Bukittinggi, penyerahan bantuan hibah pariwisata tahun 2020 tersebut dilakukan beberapa waktu lalu secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bertempat di rumah dinas Wali Kota di kawasan belakang balok, hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi, Supadria, Rabu (23/12/2020).

Bantuan hibah pariwisata tahun 2020, menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah terhadap pelaku pariwisata, khususnya hotel, restaurant dan rumah makan, yang ikut terdampak pandemi COVID-19. Untuk Indonesia, hanya 101 Kabupaten Kota yang mendapat bantuan ini.
Lebih jelas dikatakan Supradia, Kota Bukittinggi masuk dalam kriteria memiliki PAD sektor pariwisata di atas 15 persen. Alhamdulillah, kita dapat bantuan sebesar Rp4,4 miliar lebih. 70 persen dari dana itu kita bagikan, sementara, 30 persennya dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah untuk program CHSE.

Dimaksudkan kriteria penerima bantuan hibah pariwisata tahun 2020 ini tersebut adalah PAD sektor pariwisata di atas 15 persen, kedua, memiliki 10 DPP, ketiga, memiliki 5 destinasi strategis pariwisata, keempat, memiliki branding dan kelima daerah yang masuk dalam 100 kalender event Kementrian Pariwisata.

Tentunya pihak-pihak penerima bantuan hibah pariwisata tahun 2020 ini kita monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap program CHSE yang berasal dari Kemenparekraf, monev dilaksanakan sejak Senin 22 Desember hingga 31 Desember mendatang, ucap Supradia.

Sedangkan Sekretaris Disparpora, Nenta Oktavia, didampingi Kabid pemuda dan olahraga, Wajidi, menjelaskan, monev menjadi salah satu tanggung jawab Disparpora sebagai perpanjangan tangan dari Kemenparekraf, yang telah membantu hotel dan restaurant di Kota Bukittinggi, sebagai perhatian Pemerintah akan pelaku pariwisata yang terkena dampak covid-19.

“Hibah diberikan dari Kemenparekraf sebesar Rp6,3 miliar. 70 persen dari dana itu kita bagikan, sementara, 30 persennya dimanfaatkan oleh Pemda untuk program CHSE. Setelah bantuan itu kita distribusikan, untuk realisasinya kita lakukan monitoring dan evaluasi,” jelasnya.

Sementara itu Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, dampak COVID-19 dirasakan semua pihak. Bantuan ini menjadi bukti bahwa Pemerintah peduli kepada seluruh pihak yang terdampak COVID-19. 

“Ini bukan masalah kita saja, namun masalah dunia. Kita berharap ini cepat selesai,” ujar Ramlan.

Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi dalam hal ini, hanya menyalurkan bantuan dari Pemerintah Pusat itu. Sehingga pelaku pariwisata di bidang hotel dan restaurant serta rumah makan, dapat terus berkembang kembali, sebagai sektor untuk mendukung pariwisata Kota Bukittinggi.

“Kita harus tetap mempertahankan Kota Bukittinggi menjadi kota pariwisata yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Ini tentu tak lepas dari dukungan para pelaku pariwisata Kota Bukittinggi sendiri,” ungkap Ramlan Nurmatias. (IWSB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar