News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tidak Ada Acara Malam Tahun Baru di Kota Bukittinggi, Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 harus Diterapkan

Tidak Ada Acara Malam Tahun Baru di Kota Bukittinggi, Protokol Kesehatan Cegah Covid-19 harus Diterapkan

keterangan foto: Walikota Bukittinggi M Ramlan Nurmatias ketika dimintai keterangan pers

RMT, Bukittinggi: Kota Bukittinggi saat ini layaknya magnet bagi pengunjung untuk memanfaatkan masa liburan baik itu libur sekolah, libur akhir tahun dan pergantian tahun baru masehi. Destinasi wisata dan sarana publik yang disuguhkan pemerintah daerah tetap menjadi incaran.

Hal itu tampak serupa di Pedistrian Jam Gadang, Pasa Ateh,  kawasan itu ramai oleh orang - orang yang tidak diketahui pasti dari mana dan kemana asal serta tujuannya, Minggu (27/12/2020). Diketahui, pandemi covid -19 belum dinyatakan berakhir sehingga masih melaksanakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) mengacu pada sejumlah regulasi seperti Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2020. Jelas jika ada seseorang yang melanggar indikator yang dituangkan pada aturan tersebut maka sanksi pun menanti.

Terkait hal itu Pemerintah kota Bukittinggi menyatakan "Tidak Ada Kegiatan Tahun Baru/  Perayaan Malam Pergantian Tahun Masehi". Demikian disampaikan Walikota M Ramlan Nurmatias kepada awak media. Ia menyebutkan momentum pergantian tahun baru semestinya dimaknai dengan aktivitas yang bermanfaat, tidak keluar rumah atau meningkatkan ibadah di mesjid atau surau. Pihaknya tegaskan, jangan muncul kluster baru penyebaran Covid-19 di sektor kepariwisataan.

"Kita tidak ada menggelar acara tahun baru, kita himbau agar warga kota tidak keluar rumah,lebih baik beribadah di mesjid atau surau. Kita kan tidak tahu dari mana dan mau kemana tujuan pengunjung, jangan nanti ada kluster baru Covid-19 di objek wisata".ujarnya

Ia menambahkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kota Bukittinggi menindaklanjuti penerapan Protokol Kesehatan (ProKes) termasuk di sarana umum. 

" di objek wisata tetap patuhi Prokes, saya sudah mint Disparpora untuk monitoring  jumlah pengunjung yang masuk ke destinasi, jangan penuh sesak, 50 persen dari total kapasitas acuannya. Jika sudah tercapai maka diterapkan shift".imbuhnya

M Ramlan Nurmatias menambahkan Pemerintah Kota Bukittinggi tidak ada melaksanakan acara malam tahun baru. Jam Gadang sebagai icon daerah ini tetap dibuka untuk umum begitu juga sarana penginapan dapat menerima tamu, namun sekali lagi harus mematuhi Protokol Kesehatan dan regulasi yang mengikat lainnya. Dikatakan, pihak kepolisian telah memetakan strategi jika seandainya terjadi kepadatan massa di kawasan Jam Gadang.

"Nanti kita akan tinjau lapangan, sejak sore  sudah ada program dari aparat kepolisian dan OPD kita untuk menyikapi potensi gangguan, apakah perubahan arus lalu lintas, dan kita juga lihat langsung kondisi kunjungan di Jam Gadang, jika melanggar indikator kita harus sikapi itu".tambahnya

Diakhir keterangannya,Walikota Bukittinggi M Ramlan Nurmatias menyebutkan Pemkot ucapkan terima kasih atas segala sumbangsih yang diberikan masyarakat dan stake holder sehingga di usia Kota Bukittinggi ke-236 tahun tepat pad 22 Desember 2020, perubahan dan tata kota bertujuan demi kemajuan. Revitalisasi sarana publik seperti kawasan pedistrian Jam Gadang, Tugu Pahlawan Tak Dikenal,trotoar, objek wisata, pembangunan Pasa Ateh, pembebasan lahan terhadap jalan by pass, pembangunan RSUD,  termasuk tersedianya sekolah, perkantoran pemerintah (kantor lurah,Mall Pelayanan Publik (MPP), Rumah Dinas Walikota dan puskesmas) yang representatif, hadirnya rumah susun  sewa,  embung sumber PDAM  dan perbaikan pipanya, serta capaian lainnya. "Tak Ada Gading yang Tak Retak" dirinya bersama Wakil Walikota Irwandi tentu memiliki keterbatasan daya sehingga rencana program  belum keseluruhan dapat terealisasi penuh di lapangan, apalagi munculnya pandemi Virus  Corona di akhir masa bakti ikut mempengaruhi program dan kebijakan terutama tentang anggaran,  terjadi perubahan untuk pengalokasian penanganan covid-19. Bahkan,ada restrukturisasi dan refocusing anggaran.

(MAINDO/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar