News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Yayasan Beudoh Gampong (YBG) Jalin Kerjasama Dengan WHITA Mengembangkan Indusri Halal

Yayasan Beudoh Gampong (YBG) Jalin Kerjasama Dengan WHITA Mengembangkan Indusri Halal


Keterangan foto : 21 December 2020 Penanda Tanganan MOU YBG-WHITA, Prof Dr Ir Teuku Abdullah Sanny Chairman YBG dg Betha A Djardjis Chairman WHITA serta di dampingi Muhammad Al A'laa Rabbani Anazky & Krisna Satria Gunawan Vice General Secretary WHITA.

RMT, Bukittinggi – Prof Dr Ir Tengku Abdullah Sanny Ketua Yayasan Beudoh Gampong (YBG) yang juga sebagai Dewan Pakar ICMI menggandeng Betha A. Djardjis, selaku Ketua World Halal Industry and Trade Alliance (WHITA) untuk menjalin kerjasama guna pengembangan UMKM di Provinsi Aceh, dengan banyak berbagai produk SDA, seperti, Kopi Aceh, Coklat, Rempah-rempah, Kelapa, sampai tambang mineral batuan, dan lainnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, pergerakan WHITA sangat luar biasa sehingga memberikan banyak inspirasi bagi saya untuk segera membantu UMKM seluruh Indonesia, mengingat ini penting bagi Aceh sebagai daerah Syar’i yang mengedepankan prinsip-pinsip Islam dalam beraktivitas.

Ditambahkan keterangannya Yayasan Beudoh Gampong (YBG) berfokus pada pembangunan kampung, sudah sepantasnya Aceh dan Sumatera Barat sebagai daerah terdepan di industri halal, ucapnya.

Sedangkan Betha A. Djardjis mengatakan Alhamdulillah mengenai provinsi Aceh sudah dipromosikan, sekarang saat ini waktunya kita focus untuk merealisasikan nya secara berkelanjutan. In-syaa Allah kalau gayung bersambut ini bisa menjadi kenyataan, Betha A. Djardjis pun titip pesan untuk Gubernur Provinsi Aceh, WHITA sudah memperjuangkan sabang dari Tahun 2014.

Nusa Rangkuti Executive Chairman WHITA sudah mendirikan sekolah Fajar Hidayakh di Aceh sejak 2005, "Diantara anggotanya pun sejak 2005 telah pula mendirikan sekolah, membina sekolah lokal, melaksanakan pertukaran pelajar, pelatihan guru, serta secara rutin membawa rombongan wisata pendidikan dan Syariah ke Aceh hingga ke Sabang, baik dari dalam negeri maumun mancanegara”.

Nusa Rangkuti MBA pun menghimbau teman-teman Ummat Muslim Aceh dan Minang Diaspora Network Global untuk bersama-sama mendirikan Bank Shariah Untuk Pengembangan Industry & Perdagangan Halal UMKM Indonesia, bagi teman-teman yang berminat berjemaah bisa secepatnya mengadakan pertemuan dengan WHITA.

Dijelaskan Betha A. Djardjis, agar Kebangkitan Collective Economy Ummat Muslim bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan kita harus segera mendirikan Bank Shariah Ummat Muslim, dan saat ini Group WHITA merencanakan Pengembangan Usaha yang relevant antara Parawisata dan Kesehatan (Medical Tourism).

Untuk lebih efektifnya pertemuan tersebut, lanjut Betha A. Djardjis, lebih baiknya menyampaikan melalui surat perkenalan Yayasan Beudoh Gampong (YBG) kepada WHITA, seperti pernah disampaikan Global Gotong Royong Tetrapreneur (G2RT) Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal tersebut disambut Tengku Abdullah Sanny.

Adapun butir jalinan kerjasama nantinya adalah Yayasan Beudoh Gampong (YBG) membuat kesepakatan untuk menjajaki peluang dan kerjasama dalam industri Halal (selanjutnya disebut “Proyek”).

Maksud dan tujuan untuk terlibat dan kolaborasi di bidang Industri Halal berikut, Jaminan Halal, Konsultasi Halal, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan tentang Hal-hal Halal, Pariwisata Ramah Muslim, Kegiatan Ekonomi Sesuai Syariah Lainnya.

Untuk mengeksplorasi dan bekerja pada bidang kolaborasi tertentu sebagai berikut, Konsultasi Halal tentang produk dan layanan yang membutuhkan sertifikasi halal. Penerapan Sistem Jaminan Halal di Tempat Tersertifikasi Halal tertentu, menerapkan Teknologi Cerdas yang menggabungkan Internet of Things (IoT), Kecerdasan Buatan (AI), dan Blockchain; Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan di bidang Jaminan Halal.

Kemudian Memfasilitasi Akses Pelaku Industri Bersertifikat Halal, Area lain dalam industri dan Pasar Halal untuk kemungkinan kerjasama dan untuk segera mendirikan Diaspora Aceh.

Nota Kesepahaman ini (selanjutnya disebut sebagai "MoU") dibuat dan ditandatangani pada hari Senin ini, 21 Desember tahun 2020 (selanjutnya disebut sebagai "Tanggal Efektif"), oleh dan antara pihak-pihak yang bertandatangan YAYASAN BEUDOH GAMPONG (YBG), sebuah yayasan yang didirikan di Indonesia, beralamat di Banda Aceh, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Teuku Abdullah Sanny, selaku Ketua, selanjutnya disebut Pihak Pertama.

Dan ALIANSI PERDAGANGAN DAN INDUSTRI HALAL DUNIA (WHITA), sebuah yayasan yang didirikan di Indonesia, beralamat di Jl. Bendungan Hilir Raya No. 76 Jakarta, dalam hal ini diwakili oleh Bapak Betha A. Djardjis, selaku Ketua, selanjutnya disebut Pihak Kedua. (IWSB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar