News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jurnalis Ujung Tombak Informasi Pencari Fakta

Jurnalis Ujung Tombak Informasi Pencari Fakta

Keterangan foto : Syahrul Junaidi warga masyarakat Kota Bukittinggi

RMT, Bukittinggi- Syahrul Junaidi sebagai warga masyarakat berharap untuk menyatukan lagi para jurnalis ke kode etiknya masing-masing, jurnalis harus dapat menjaga netralitas dalam pesta demokrasi, ini yang perlu kita jaga kedepannya. Karena masyarakat juga berharap kepada jurnalis untuk menyampaikan berita-berita yang sifatnya objektif, sehingga tidak ada timbul tanda tanya. Artinya berita yang disampaikan ke publik harus profesional sesuai kaidah-kaidah kode etik jurnalistik.

Pers adalah pilar keempat demokrasi NKRI, insan pers harus independen tidak ada memihak dengan salah satu partai atau orang yang dekat untuk mendukungnya, jurnalis merupakan ujung tombak informasi dari pencari fakta. Disinilah jurnalis dapat menginvesgasi kebenaran-kebenaran berita yang beredar.

Lebih lanjut menyampaikannya, Senin (15/2), jurnalis anggota PWI Kota Bukittinggi harus memahami kode etik jurnalistik, kalau kita keluar dari kode etik jurnalistik berarti kita keluar dari organisasi PWI, ucap Syahrul Junaidi yang pernah menjadi koresponden Kompas.

Dalam penyampaian berita ke publik harus seimbang dan dengan fakta yang akurat, kalau tidak seperti itu jurnalis tersebut akan menjadi pertanyaan tentang tulisannya dari narasumber. Berita yang akan ditulis harus lah disaring lebih dahulu baik buruknya sesuai dengan fakta yang ada.

Dijelaskannya sebagaimana undang-undang kebebasan pers akan menempati posisi yang strategis baik di Pemerintahan maupun di kemasyarakatan, berkenaan dengan eksistensi pers khususnya di Kota Bukittinggi, sampai sejauh ini Alhamdulillah media dan juga insan pers nya telah menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan dinamika kepemerintahan atau juga dalam kehidupan berdemokrasi dan bermasyarakat di Kota Bukittinggi ini.

Keberadaan yang strategis ini, menurut pandangan Syahrul Junaidi ini merupakan sisi dari check balanced, sisi dari controlling keberadaan media dan insan pers terhadap ketata pemerintahan yang sedang berjalan. Kita sangat mengharapkan bahwa eksistensi pers di Kota Bukittinggi secara khusus semakin hari semakin mendapat tempat, semakin mendapat perhatian, semakin mendapat porsi yang profesional dari Pemerintahan.

Mengenai vaksin yang sedang dijalankan Pemerintah, Syahrul Junaidi menjelaskan PWI sebagai organisasi yang bersinergi dengan Pemerintah, kewajiban insan pers turut serta mempublikasikannya pada medianya untuk mensukseskan program Pemerintah, jelas Syahrul Junaidi. (ISB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar