News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

UDD PMI Kota Dumai Lakukan Kaji Tiru Ke PMI Kota Bukittinggi

UDD PMI Kota Dumai Lakukan Kaji Tiru Ke PMI Kota Bukittinggi


Keterangan foto : Sekertaris PMI Kota Bukittinggi didampingi kepala UDD Syahrial Leman berdialog dengan rombongan UDD PMI Kota Dumai
Bukittinggi - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi, H.Chairunnas melalui kepala markas Ahmad Jais, Minggu (14/3/2021) di markas PMI setempat, mengatakan dr.Hafiz kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Dumai beserta rombongan mengunjungi UDD PMI Kota Bukittinggi dalam rangka kaji tiru melihat langsung kinerja UDD PMI Kota Bukittinggi, Sabtu kemarin (6/3/2021).

Kedatangan rombongan ini diterima Sekretaris PMI Kota Bukittinggi H. Helvi Miaz, SH, Kepala  UDD Syahrial Leman PMI Kota Bukittinggi, dr.Fitri Wahyuni,Sp.Pk dan kepala markas PMI Kota Bukittinggi.

Lebih lanjut dijelaskan Ahmad Jais, kunjungan kaji tiru ini sekaligus bersilaturahmi dengan beberapa pengurus PMI Kota Bukittinggi dan kepala UDD Syahrial Leman PMI Kota Bukittinggi. Rombongan tersebut meninjau bagaimana proses pengelolaan darah, prosedur dan pelayanan kepada masyarakat dalam pengambilan darah yang ada di UDD Syahrial Leman PMI Kota Bukittinggi.

Pada kesempatan tersebut rombongan UDD PMI Kota Dumai melihat kemajuan yang ada di UDD Syahrial Leman PMI Kota Bukittinggi, dari hasil kaji tiru inilah yang akan dibawa ke UDD PMI Kota Dumai, jelasnya.

Ahmad Jais menyampaikan bahwa pelestarian pendonor darah, markas PMI Kota Bukittinggi berperan aktif, salah satu program yang dilakukan di Kota Bukittinggi dan sekitarnya untuk calon pendonor darah adalah memberikan pelayanan prima dengan datang ke tempat pendonor sukarela minimal sebanyak 20 orang, artinya pendonor darah sukarela itu tidak perlu lagi datang ke UDD Syahrial Leman untuk mendonorkan darahnya.

Bahkan guna mencukupi kebutuhan persediaan darah di UDD Syahrial Leman, tenaga kesehatan lengkap dengan kendaraan bus donor darah setiap hari pasar (hari Rabu dan Sabtu) berada di depan tugu Proklamator Bung Hatta, dan di hari Minggu berada di lapangan Wirabraja 0304 Agam (lapangan kantin), ucap Ahmad Jais.

Sementara itu dr.Hafiz kepala UDD PMI Kota Dumai menjelaskan karena UDD PMI Kota Bukittinggi dari hasil koordinasi dan konsolidasi dengan Pusat, melihat pertama, karakter Kota yang sama-sama Kota Bukittinggi dan Kota Dumai. Diakuinya UDD Syahrial Leman PMI Kota Bukittinggi lebih maju dari UDD PMI Kota Dumai dari sisi peralatan, jumlah donasi, inilah pertimbangannya kaji tiru di UDD PMI Kota Bukittinggi.

Mengenai persediaan darah di masa kini, dibilang mencukupi terpaksa dicukupi. Sekiranya tidak ada persediaan darah terpaksa keluarga mencarinya, kalau untuk persediaan darah, rata-rata bertahan untuk 3 hari. UDD PMI Kota Dumai juga membantu Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Bengkalis, karena di dua Kabupaten ini tidak ada UDD PMI.

Lebih lanjut dikatakannya, di UDD PMI Kota Bukittinggi sebanyak 90 persen didapat dari unit mobile pendonor sukarela di jalan. Kalau UDD PMI Kota Dumai sebelum pandemi COVID-19 berkisar 40 persen mobile dan 60 persen pendonor datang ke UDD, di pandemi COVID-19 ini turun menjadi 30 persen mobile dan 70 persen pendonor datang.

Produksi persediaan darah di UDD PMI Kota Dumai masih sama seperti sebelum pandemi COVID-19 sebanyak 600 hingga 700 kantong darah per bulan, mengenai kerjasama tentang persediaan darah dengan rumah sakit di Kota Dumai ada sebanyak 4 rumah sakit, 2 rumah sakit yang dikatakan besar. Guna mengantisipasi adanya calo darah, hampir sama dengan UDD PMI Kota Bukittinggi yaitu membuat daftar pendonor darah sukarela yang ditempel di UDD guna dapat dihubungi jika memerlukan bantuan darah, pungkas dr Hafiz. (ISB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar