News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Relawan PMI Pahlawan Kemanusiaan Menolong dan Membantu Tanpa Pamrih

Relawan PMI Pahlawan Kemanusiaan Menolong dan Membantu Tanpa Pamrih

Keterangan : Foto 1 - Afdal relawan PMI Kota Bukittinggi

Bukittinggi, Relawan-relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi yang sudah terlatih menolong dan membantu kemanusiaan siap melakukannya dalam 24 jam. Tanpa lelah dan letih dalam melakukan gerakan kemanusiaan, karena sudah didasari niat yang dalam. Relawan-relawan tersebut dapat pula disebut “Pahlawan Kemanusiaan”.

PMI bergerak tanpa batas dan tanpa pamrih membantu dan menolong kemanusiaan. Relawan-relawan ini perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah tentang kesejahteraan kehidupan untuk tetap terus berkiprah membantu dan menolong kemanusiaan.

Relawan-relawan PMI Kota Bukittinggi, selain relawan pria ada juga relawan srikandi-srikandi yang turut membantu dan menolong di lokasi kejadian, mereka itu langsung memberikan bantuan dan pertolongan pertama jika terjadi musibah bencana alam maupun non alam.

Sebelum melakukan pertolongan kepada orang yang akan ditolongnya, tentunya kesehatan relawan tersebut harus prima dengan gizi dan kelayakan kehidupan yang memadai, ibarat kata “jika bepergian dengan mengendarai kendaraan, harus disiapkan kendaraannya agar selamat sampai tujuan”.

Dengan hastag “Relawan Siap Menolong dan Membantu,” secara naluri relawan didorong jiwanya untuk bersama dalam kemanusiaan. Patut mendapat acungan jempol, bahwasannya relawan dalam menunaikan tugasnya tanpa pamrih dan tanpa pantang menyerah sebelum melakukan pertolongan pertama pada korban sebelum dibawa ke rumah sakit, ini sesuai slogan yang ada di tubuh PMI yaitu “PMI Siap Bantu,” “PMI Bersama Untuk Kemanusiaan.”

Keterangan : Foto 2 - Relawan Afdal saat menolong masyarakat dari sarang tawon


Guna memaksimalkan dalam pertolongan, relawan yang piket di markas PMI Kota Bukittinggi 1x24 jam secara bergilir sesuai absen yang telah ditetapkan Ahmad Jais kepala markas. Relawan-relawan PMI Kota Bukittinggi dapat dikatakan telah mempunyai keterampilan di bidangnya masing-masing.

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengatakan pada pertemuan dengan Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat dan jajarannya didampingi ketua PMI Kota Bukittinggi dan jajarannya waktu yang lalu, sebelum dilantik menjadi Wali Kota Bukittinggi sudah melihat dan merasakan kiprahnya gerakan PMI Kota Bukittinggi.

"Sangat luar biasa untuk gerakan PMI Kota Bukittinggi yang peduli kepada masyarakat," menolong dan membantu masyarakat dalam musibah bencana alam seperti banjir, tanah longsor maupun musibah bencana non alam seperti kebakaran, dan menanggulangi hewan liar seperti ular, itu semuanya relawan-relawan PMI Kota Bukittinggi yang melakukan gerakan kemanusiaan. Begitu juga di pandemi COVID-19 relawan-relawan PMI Kota Bukittinggi ikut membantu warga masyarakat dengan menyemprot desinfektan di rumah warga masyarakat, rumah sekolah, rumah ibadah, pasar-pasar dan tempat-tempat keramaian objek wisata," ucap Wali Kota Bukittinggi


Keterangan : Foto 3 - Serah terima piket jaga relawan PMI Kota Bukittinggi


Sementara itu Aristo Munandar Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat menjelaskan tugas PMI bukan identik donor darah saja, tapi tugas-tugas PMI adalah menolong dan membantu kemanusiaan dalam suatu musibah bencana alam maupun musibah bencana non alam.

"Undang-Undang No 1 Tahun 2018 menyatakan tugas pokok PMI untuk pengabdian dan layanan kepada masyarakat dan kemanusiaan yang lebih baik, seperti adanya perang, donor darah, ikut membantu jika ada bencana, melatih relawan-relawan, tugas pelayanan sosial kemanusiaan, menyampaikan informasi mengenai PMI dan membantu Pemerintah dalam tugas kemanusiaan, kami PMI siap untuk melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan, "ucapnya


Keterangan : Foto 4 - Relawan pria dan wanita PMI Kota Bukittinggi sedang mengisi air cuci tangan


Sedangkan Afdal salah seorang relawan senior bidang medis dan merangkap tugas-tugas lainnya sebagai penjinak hewan ular, sarang tawon dan lainnya di PMI Kota Bukittinggi menuturkan bahwa yang menjadi dasar dalam suatu pekerjaan pertolongan adalah niat, lalu kemampuan, keahlian dan keterampilan.

Di tahun 2005 Afdal menolong dan membantu korban musibah bencana alam tsunami di Provinsi Aceh, pasca bencana alam di Palu tahun 2019 juga dikirim oleh PMI Provinsi Sumatera Barat bersama relawan-relawan pilihan lainnya yang memenuhi persyaratan di bidangnya masing-masing.

"Dalam menolong dan membantu korban dalam suatu musibah ada aturan-aturannya dan tidak boleh asal saja dalam menolong, yang diharapkan korban menjadi sembuh dan bukannya korban menjadi tambah sakit atau tambah menjadi parah sakitnya, "ucapnya

Keluh kesah yang dialami Afdal sebagai Tenaga Sukarela (TSR) bidang perawat di PMI Kota Bukittinggi mengalami kendala, dikarenakan Surat Tanda Registrasi (STR) tidak keluar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hal ini disebabkan kekurangan persyaratan yaitu tidak adanya sertifikat mengikuti pelatihan-pelatihan atau seminar dan lainnya. Untuk mengikutinya pelatihan-pelatihan atau seminar kurang didukung untuk mengikutinya.

Keterangan : Foto 5 - Relawan PMI Kota Bukittinggi saat membantu dan menolong pasien warga masayrakat

Mungkin jika bermurah hati Wali Kota Bukittinggi Erman Safar mengutus saya untuk mengikuti pelatihan-pelatihan atau seminar, harapnya, dan saya sangat berterima kasih sekali.

Kini Afdal tamatan sekolah perawat sebagai relawan bidang medis saja dan untuk sebagai penanggung jawab medis tidak bisa, dikarenakan belum adanya STR, Afdal juga seorang pendonor darah yang kini sudah tercatat sebanyak 146 kali mendonorkan darahnya, ini sangat luar biasa.

Setiap pagi hari jam 08.00 dilakukan upacara penyerahan pergantian piket tugas relawan dari yang sebelumnya kepada yang akan bertugas, perputaran tugas relawan Kota Bukittinggi 1x24 jam, artinya tugas dari jam 08.00 sampai jam 08.00 esok harinya.

Relawan-relawan PMI Kota Bukittinggi yang merupakan satu kekeluargaan dalam satu rumah di markas, mereka tidak mengenal lelah, di bulan Ramadhan 1442 Hijriah / 2021 Masehi, dengan hastag “Relawan Siap Menolong dan Membantu,” mereka tetap melakukan gerakan kemanusiaan dan ibadah puasa. Relawan mengadakan pemantauan lapangan menggunakan kendaraan mobil ambulance secara mobile di sekitar Kota Bukittinggi di waktu malam dan subuh Dan juga kendaraan tangki air PMI Kota Bukittinggi memeriksa tangki air dan perlengkapannya yang ditempatkan Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi di tempat-tempat yang telah ditentukan. Inilah gerakan kepedulian relawan yang dilakukan guna mencegah penyakit virus corona kepada masyarakat Kota Bukittinggi dan sekitarnya.


Keterangan : Foto 6 - Relawan PMI Kota Bukittinggi saat makan sahur bersama di markas PMI Kota Bukittinggi

Terasa sekali persaudaraan dan kekeluargaan seluruh  personel di markas PMI Kota Bukittinggi, saat waktu berbuka puasa Ramadhan, mereka bersama-sama makan dan minum berbuka puasa. Begitupun saat makan dan minum di waktu sahur, alangkah bahagianya yang dilakukan secara bersama-sama untuk kebersamaan. (ISB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar