News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Cairan Desinfektan Milik PMI kota Bukittinggi Patut Jadi Acuan, Kenapa?

Cairan Desinfektan Milik PMI kota Bukittinggi Patut Jadi Acuan, Kenapa?

Keterangan foto : Relawan PMI Kota Bukittinggi lakukan penyemprotan

RMT, Bukittinggi, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) H.Chairunnas melalui Kepala markas PMI Ahmad Jais mengatakan, dalam masa zona oranye perkembangan COVID-19 di Kota Bukittinggi, PMI Kota Bukittinggi lebih meningkatkan kuantitas pekerjaan dalam penyemprotan cairan desinfektan di daerah sekitar pemukiman warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, dikarenakan terkonfirmasi  positif dan terinfeksi virus corona.

Penyemprotan desinfektan tersebut dilakukan oleh relawan-relawan dengan menggunakan kendaraan operasional PMI Kota Bukittinggi dan bantuan kendaraan Water Truck Gunner dari PMI Provinsi Sumatera Barat.

Ditegaskan masalah orang yang terkonfirmasi  positif, saat ini tidak perlu takut dan malu ketika seseorang terpapar COVID-19, justru harus jujur terutama pada diri sendiri dan orang lain, agar upaya pencegahan jelas dan terarah dapat dilakukan.  Relawan PMI Kota Bukittinggi langsung melakukan penyemprotan cairan desinfektan di rumah warga bersangkutan dan sekitar tetangganya.

Seharusnya ada laporan tertulis atau per telepon ke PMI Kota Bukittinggi dari RT atau RW ataupun Lurah agar supaya tim relawan melakukan penyemprotan cairan desinfektan, tapi sejauh ini PMI Kota Bukittinggi hanya menerima permintaan dari warga untuk dilakukan penyemprotan cairan desinfektan, sinergi seperti itu yang dibutuhkan sehingga tidak ada lagi persepsi yang melemahkan semangat menyikapi COVID-19, sekarang semangat sosial harus ditingkatkan, ketika seseorang positif terpapar virus corona bukan dijauhi, dimusuhi atau dikucilkan, namun diberikan motivasi serta dibantu.

Isolasi mandiri di rumah memang menjadi perhatian bersama dari orang lain, agar jangan seseorang yang terjangkit virus corona masih wara wiri ke luar rumah, mirisnya dengan tidak memakai masker dan menerapkan protokol kesehatan, seperti apa jika aktivitasnya itu menambah deretan nama terkonfirmasi virus yang sama.

“Kita harus merubah persepsi jika dulu orang memang menganggap lain seseorang yang positif terpapar virus corona, sekarang kita rubah, kita harus bantu mereka, kita tidak ingin mereka keluar rumah jika tidak punya hal yang mendesak, lebih baik kita peduli, jika mereka butuh konsumsi, mari kita berikan, kita beri mereka semangat, masih banyak catatan dan data bahwa pasien yang positif terkonfirmasi dan terinfeksi COVID-19 sembuh dan kembali beraktivitas.

Keterangan foto : Relawan PMI Kota Bukittinggi sedang melakukan penyemprotan desifektan

Diketahui, PMI memiliki pedoman berstandar terhadap pembuatan cairan desinfektan, walaupun bahan-bahan yang diperlukan dapat dengan mudah didapatkan atau dibeli, namun teknik dan cara perpaduannya yang semestinya diperhatikan, jangan sampai salah mencampur adukan cairan dengan komposisi air.

Kemudian, cairan desinfektan yang dibuat oleh PMI Kota Bukittinggi tidak akan merusak permukaan lantai, menimbulkan bau yang merusak penciuman, bahkan cairan desinfektan tersebut baik dipergunakan ketika disemprotkan ke karpet atau sajadah masjid atau mushola.

PMI Kota Bukittinggi menyatakan dalam kinerja organisasi ini tidak pernah berkurang, bahkan ketika terjadi perubahan zonasi COVID-19 malah lebih digenjot untuk memberikan pelayanan sosial kemanusiaan bagi masyarakat. PMI dalam melaksanakan tugas di lapangan berkewajiban membantu program dan kebijakan Pemerintah, termasuk disaat penanganan pandemi virus corona, bagaimana upaya untuk memutus mata rantainya.

Mengenai keberadaan tempat cuci tangan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di Kota Bukittinggi, PMI Kota Bukittinggi menerima hibah dari Pemda Bukittinggi melalui dinas terkait sebanyak 50 unit peralatan cuci tangan untuk dipergunakan masyarakat. PMI Kota Bukittinggi kini sedang berkonsentrasi untuk menindaklanjuti perlengkapan cuci tangan itu, pungkasnya. (ISB/TJ)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar